Beberapa Pertimbangan dalam Memilih Kegiatan Ekstrakurikuler bagi Anak

Beberapa Pertimbangan dalam Memilih Kegiatan Ekstrakurikuler bagi Anak -  Ekstrakurikuler atau sering juga disebut dengan ”ekskul” di sekolah merupakan kegiatan tambahan di luar jam sekolah yang diharapkan dapat membantu membentuk karakter peserta didik sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Istilah ekstrakurikuler terdiri atas dua kata yaitu “ekstra” dan “kurikuler” yang digabungkan menjadi satu kata “ekstrakurikuler”. Dalam bahasa Inggris disebut dengan extracurricular dan memiliki arti di luar rencana pelajaran. Saat ini,  banyak orangtua yang menginginkan anaknya melakukan berbagai kegiatan di luar sekolah selepas jam sekolah. Jika ditanya mengapa anak harus mengikuti kegiatan-kegiatan selepas sekolah, alasan para orangtua sangat beragam.

Alasan yang paling umum adalah agar anak mereka dapat memiliki wawasan lebih dan ada yang berpendapat bahwa bakat anak-anak perlu dikembangkan jika hal tersebut tidak bisa diperoleh di sekolah. Hal ini tentu disebabkan karena waktu sekolah untuk memaksimalkan potensi tersembunyi anak-anak sangat terbatas sehingga keluarga perlu mengambil peran tersebut. Potensi tersembunyi anak-anak jarang diketahui ketika mereka ada di sekolah dan biasanya diketahui oleh orang terdekat mereka dalam hal ini para orangtua.

Tentu sangat disayangkan, jika anak memiliki potensi tersembunyi  dan kurang dimaksimalkan di sekolah karena alasan yang disebutkan di atas, maka kegiatan ekstrakurikuler selepas jam sekolah  merupakan pilihan yang tepat para orangtua. Berbagai aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan dan bakat anak, akan memberikan modal berharga bagi hidup dan kehidupan mereka di masa depan.

Kegiatan kegiatan di luar lingkungan sekolah juga berpengaruh bagi pembentukan keterampilan sosial anak-anak karena anak anak dapat berinteraksi dengan lingkungan baru, mendapatkan teman baru. Ketrampilan sosial yang didapatkan ketika berinteraksi pada lingkungan selain sekolah dan keluarga membantu anak-anak untuk mengembangkan ketrampilan-ketrampilan lain yang dibutuhkan untuk dapat hidup di abad 21.

Sebelum benar-benar memutuskan kegiatan ekstrakurikuler yang akan diikuti oleh anak-anak maka banyak hal yang perlu dipertimbangkan selain biaya (biayanya biasanya tidak bermasalah)  diantaranya adalah kesesuaian kegiatan ekstrakurikuler dengan kebutuhan anak, apakah anak-anak mau untuk mengikuti kegiatan tersebut, apakah kebutuhan anak untuk kegiatan ekstrakurikuler dapat dipenuhi, apakah kegiatan tersebut sesuai dengan kondisi kesehatan anak anak, dan juga jarak yang ditempuh anak dari rumah.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah anak memiliki kegiatan utama di sekolah sehingga jangan sampai kegiatan ekstrakurikuler justru membuat waktu belajar anak menjadi berkurang yang akibatnya tentu pada prestasi belajar anak di sekolah. Hal lainnya adalah kegiatan ekstakurikuler juga dapat menunjang pembentukan akhlak anak, misalnya di bulan Ramadhan, maka anak anak diberikan pilihan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang berhubungan dengan ibadah (Baca kegiatan ekstrakurikuler di bulan Ramadan)

Pertimbangan lainnya adalah saat ini, banyak sekolah yang telah menerapkan full day school dimana siswa berada di sekolah selama lima hari (Senin - Jumat) sehingga anak-anak akan kekurangan waktu istrahat di rumah. Jika banyak kegiatan penting yang sudah dilakukan di sekolah yang mendukung bakat anak maka mungkin keinginan untuk memasukan anak pada kegiatan lain di luar sekolah perlu dipikirkan lagi. Bagaimanapun hari sabtu dan minggu adalah hari yang perlu dimanfaatkan oleh anak-anak  untuk beristirahat setelah rutinitas 5 hari di sekolah.

Itulah beberapa pertimbangan ketika para orangtua akan memilih kegiatan ekstrakurikuler bagi anak-anak. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel