Prinsip-prinsip pembelajaran kontekstual

Prinsip-prinsip pembelajaran kontekstual. Prinsip-prinsip pembelajaran kontekstual yaitu: (Elaine B. Jhonson dalam Syaefudin, 2009:165-167) mengklaim bahwa dalam pembelajaran kontekstual, minimal ada tiga prinsip utama yang sering digunakan, yaitu: saling ketergantungan (interdepence), diferensiasi (differetiation ), dan perorganisasian (self organization).

1) Prinsip saling ketergantungan, menurut hasil kajian para ilmuan segala yang ada di dunia ini adalah saling berhubungan dan tergantung. Begitu pula dala pendidikan dan pembelajaran, sekolah merupakan suatu sistem kehidupan, yang terkait dalam kehidupan di rumah, di tempat kerja, di masyarakat. Dalam kehidupan di sekolah siswa saling berhubungan dan tergantung pada guru, kepala sekolah, tata usaha, orang tua siswa, dan narasumber yang ada di sekitarnya.

2) Dalam proses pembelajaran siswa, berhubungan dengan media ajar, sumber belajar, media, sarana prasarana belajar, iklim sekolah dan lingkungan.



3) Prinsip diferensiasi, yang menunjukkan kepada sifat alam yang secara terus menerus menimbulkan perbedaan, keseragaman, keunikan. Diferensiasi bukan hanya menunjukkan perubahan dan kemajuan tanpa batas, akan tetapi juga kesatuan-kesatuan yang berbeda tersebut berhubungan, saling tergantung dalam keterpaduan yang bersifat simbiosis atau saling menguntungkan. Apabila para pendidik memiliki keyakinan yang sama dengan para ilmuan modern bahwa prinsip diferensiasi yang dinamis ini bukan hanya berlaku dan berpengaruh pada alam semesta, tetapi juga pada sistem pendidikan. Para pendidik juga dituntut untuk mendidik, mengajar, melatih, membimbing, sejalan dengan prinsip diferensiasi dan harmoni alam semesta ini.

4) Prinsip organisasi diri, setiap individu atau kesatuan dalam alam semesta ini mempunyai potensi yang melekat, yaitu kesadaran sebagai kesatuan utuh yang berbeda dari yang lain. Tiap hal mempunyai organisasi diri, keteraturan diri, kesadaran diri, pemeliharaan diri sendiri, suatu energi atau kekuatan hidup, ang memungkinkan mempertahankan dirinya secara khas, berbeda dengan yang lainnya. Prinsip organisasi diri, menuntut para pendidik dan para pengajar di sekolah agar mendorong tiap siswanya untuk memahami dan menerapkan semua potensi yang dimilikinya seoptimal mungkin.
loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Prinsip-prinsip pembelajaran kontekstual"

Post a Comment

loading...

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel