Tentang Konsep Kepercayaan Diri

Tentang Konsep Kepercayaan Diri. Menurut pendapat dari Nur Ghufron dan Rini. S (2010:34), mengungkapkan bahwa kepercayaan diri diperoleh dari pengalaman hidup. Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang berupa keyakinan akan kemampuan diri seseorang sehingga tidak terpengaruh oleh orang lain dan dapat bertindak sesuai kehendak, gembira, optimis, cukup toleran, dan bertanggung jawab. Seseorang yang percaya pada kemampuan diri sendiri maka akan dapat menyeleseikan masalah-masalah yang dihadapi dan diperoleh dari pengalaman hidup sehari-hari. Jika dilihat dari sudut pandang pemimpin, tugas yang sulit dapat diseleseikan dengan kekuatan dari kepercayaan diri pada bakat yang dimiliki, maka pemimpin mempunyai komitmen dan jika kepercayaan dirinya rendah maka akan kesulitan untuk mengambil keputusan dan tidak mematuhi perintah.

Berikut pendapat Manning dan Curtis (2003 : 27).

Confidence in one’s ability gives the leader inner strenght to overcome difficult tasks. People quickly sense a leader’s self-confidence and this quality results in increased commitment and performance. If, on the other hand, leader lack self-confidence, people may question their authority and may even disobey orders.

Yang intinya Seorang pemimpin akan lebih dipatuhi apabila mempunyai kepercayaan diri yang kuat dan mempunyai komitmen yang kuat untuk meningkatkan kinerja dan dalam pengambilan keputusan. Sehingga komitmen merupakan tindakan yang diambil untuk menopang suatu pilihan tindakan tertentu, sehingga pilihan tindakan itu dapat dijalankan dengan sepenuh hati.

Pendapat yang sama, David lauwrance preston (2007 : 39) When you think like a confident person you feel more confident and act more confidently, so commit yourself to taking charge of your thoughts.

Yang maknanya apabila seseorang percaya diri maka akan bertindak sebagai orang yang lebih percaya diri dan mempunyai komitmen yang tinggi untuk mengambil keputusan.

Pendapat lain Menurut pendapat dari Nur Ghufron dan Rini. S (2010 : 35), kepercayaan diri adalah keyakinan untuk melakukan sesuatu pada diri subjek sebagai kareakteristik pribadi yang di dalamnya terdapat keyakinan akan kemampuan diri, optimisme objektif, bertanggung jawab, rasional dan realistis. Dalam mendukung hasil belajar siswa, diperlukan rasa percaya diri agar siswa dapat menyeleseikan masalah-masalah yang dihadapi oleh dirinya sehingga hasil belajar dapat dicapai sesuai keinginan siswa tersebut.

Lauster dalam jurnal Muhammad Idrus dan Anas Rohmiati (2008 : 5) menyatakan bahwa aspek-aspek kepeercayaan diri adalah sebagai berikut :

a. Keyakinan kemampuan diri

Sikap positif seseorang tentang dirinya merupakan keyakinan kemampuan diri. Seseorang benar-benar mampu dengan apa yang akan dia lakukan

b. Optimis

Sikap positif yang ada pada pandangan seseorang, selalu berpandangan positif dalam menghadapi segala hal tentang kemampuan dirinya.

c. Objektif

Seseorang yang sesuatu atau permasalahan bukan menurut dirinya sendiri, akan tetapi sesuai kebenaran yang semestinya.

d. Bertanggung jawab

Segala sesuatu yang ditangung seseorang yang telah menjadi konsekuensinya merupakan tanggung jawab seseorang terhadap sesuatu hal.

e. Rasional dan realistis

Pemikiran yang digunakan untuk menganalisis sesuatu hal, suatu kejadian, dan suatu masalah dimana pemikiran tersebutdapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kenyataan.



Faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri seseorang menurut Nur Ghufron dan Rini S (2012 : 13) ialah sebagai berikut :

a. Konsep diri

adalah gambaran mental diri seseorang.

b. Harga diri

tingkat penilaian yang positif atau negatif yang dihubungkan dengan konsep diri seseorang merupakan pengertian dari harga diri. Harga diri yang positif dibentuk dari konsep diri yang positif. Harga diri seseorang akan mempengaruhi tingkat kepercayaan dirinya.

c. Pengalaman

Pengalaman dapat menjadi faktor muncul serta menurunnya rasa percya diri seseorang. Pengalaman rasa malu menjadi sangat berharga apabila dapat dijadikan untuk mengembangan diri.

d. Pendidikan

Kepercayaan diri seseorang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan. Seseorang yang mempunyai pendididkan yang tinggi akan memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan seseorang yang mempunyai pendidikan yang rendah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tentang Konsep Kepercayaan Diri"

Post a Comment

loading...

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...