Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Merancang Pembelajaran yang Memperhatikan Keberagaman Peserta Didik

Merancang Pembelajaran yang Memperhatikan  Keberagaman Peserta Didik - Sekolah merupakan tempat berkumpulnya individu dengan berbagai perbedaan latar belakang baik secara kognisi, afeksi, maupun psikomotor. Hal ini berarti keberagaman merupakan sebuah keniscayaan yang mesti diterima oleh warga sekolah.

Keberagaman tentu saja akan membawa permasalahan tersendiri terutama kesulitan guru untuk mengakomodir peserta didik dengan berbagai kemampuan awal dari ketiga sisi tersebut. Pengaturan isi atau konten pembelajaran, rancangan aktivitas belajar serta goal atau tujuan belajar yang mengakomodir kebutuhan masing-masing individu yang belajar sangat esensial dan perlu perencanaan yang matang oleh guru.

Keberagaman

Keberagaman adalah untuk melayani kebutuhan belajar peserta didik tertentu atau kelompok kecil peserta didik, dari pola pembelajaran yang lebih khusus untuk seluruh kelas agar peserta didik menyukainya.

Beberapa prinsip mendasar yang mendukung keberagaman.
  1. Kelas dengan kondisi peserta didik yang beragam. Guru dan peserta didikmemahami materi, cara mengelompokkan peserta didik, cara mengasespembelajaran dan elemen kelas lainnya merupakan alat yang bisa digunakan dalam berbagai cara untuk menunjukkan keberhasilan individu dan seluruh kelas.
  2. Keberagaman datang dari hasil penilaian yang efektif dan terus menerus dari kebutuhan belajar peserta didik. Dalam kelas yang bervariasi, perbedaan peserta didik diharapkan dapat dihargai dan didokumentasikan sebagai dasar untuk merencanakan pembelajaran.
  3. Prinsip ini mengingatkan kita akan hubungan dekat antara penilaian dan tugas. Kita bisa mengajar lebih efektif jika kita tahu kebutuhan dan minat peserta didik. Dalam kelas yang bervariasi, seorang guru melihat semua hal yang dikatakan peserta didik atau menciptakan informasi yang berguna untuk dipahami peserta didik.
  4. Semua peserta didik mempunyai pekerjaan yang sesuai. Dalam kelas yang bervariasi, tujuan guru adalah agar setiap peserta didik merasa tertantang terus, sehingga pekerjaannya menarik atau menyenangkan.
  5. Guru dan peserta didik dapat bekerja sama dalam pembelajaran. Guru mengases kebutuhan belajar, memfasilitasi pembelajaran dan merencanakan kurikulum yang efektif. Dalam kelas diferensiasi, guru mempelajari peserta didiknya dan terus melibatkan mereka untuk membuat keputusan tentang kelas. Hasilnya peserta didik menjadi pembelajar yang lebih mandiri. yang bisa didiferensiasikan?

Apa yang bisa didiferensiasikan?

 A. Isi. 

Isi terdiri dari fakta, konsep, generalisasi atau prinsip-prinsip, sikap dan keterampilan yang berkaitan dengan subjek dan topik yang dipelajari. Isi termasuk apa yang direncanakan guru untuk dipelajari peserta didik serta bagaimana peserta didik sebenarnya belajar pengetahuan, pemahaman, ketrampilan yang diharapkan.

Dalam suatu kelas diferensiasi yang baik, fakta penting, materi harus dipahamani dan keterampilan tetap konstan untuk semua peserta didik. Apa yang biasanya berubah dalam kelas yang beragam adalah bagaimana peserta didik mendapatkan akses materi pelajaran yang dipelajari. Beberapa cara guru bisa mendiferensiasi akses terhadap isi termasuk dalam hal :
  1. Menggunakan objek dengan beberapa peserta didik untuk membantu temannya memahami konsep matematika atau IPA;
  2. Menggunakan teks lebih dari satu sebagai bahan bacaan;
  3. Menggunakan variasi pengaturan mitra membaca untuk mendukung dan memberikan tantangan kepada peserta didik yang bekerja dengan materi teks;
  4. Mengulang kembali pembelajaran untuk peserta didik yang membutuhkan dengan cara lain; dan
  5. Menggunakan teks, tape recorder, poster dan video sebagai cara untuk menyampaikan konsep utama kepada berbagai peserta didik.

B. Aktivitas. 

Suatu kegiatan yang efektif meliputi kemampuan menggunakan keterampilan untuk memahami  ide utama dan mempunyai tujuan pembelajaran.

C.Hasil/produk. 

Guru dapat membedakan hasil belajar  yang dicapai peserta didik. Berbagai hasil belajar tersebut dapat digunakan peserta didik untuk menunjukkan apa yang telah dipelajari dan dipahami. Misalnya, sebuah produk bisa berupa portofolio karya peserta didik, penampilan solusi dari suatu soal/masalah, laporan akhir, soal-soal eksplorasi. Hasil belajar yang baik  membuat peserta didik memikirkan kembali apa yang telah dipelajari, menerapkan apa yang dapat dilakukan, dan memperluas pemahaman dan ketrampilan. 

Di antara cara untuk membedakan hasil belajar adalah sebagai berikut:
  • Melibatkan peserta didik untuk mendisain produk sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
  • Mendorong peserta didik untuk mengekspresikan apa yang telah mereka pelajari dengan cara yang berbeda.
  • Memberikan pekerjaan yang bervariasi secara teratur (misalnya, bekerja sendiri atau sebagai bagian dari kelompok untuk melengkapi pekerjaannya).
  • Menyediakan atau mendorong penggunaan berbagai jenis sumber dalam menyiapkan hasil belajar.
  • Menggunakan berbagai metode penilaian.

Posting Komentar untuk "Merancang Pembelajaran yang Memperhatikan Keberagaman Peserta Didik"