Sistematika Proposal PTK: Identifikasi Masalah

Sistematika Proposal PTK: Identifikasi Masalah- Masalah-masalah yang ditemukan dalam pembelajaran akan sangat banyak dan kompleks. Oleh karenanya  proses mengidentifikasi masalah menjadi sangat penting. Jika masalah tidak diidentifikasi dengan baik, maka sangat sulit bagi seorang peneliti untuk merumuskan masalah yang akan dicari jawabanya dalam penelitian.

Sesungguhnya, identifikasi masalah merupakan bentuk jawaban terhadap pertanyaan; apa kesenjangan yang terjadi dalam pembelajaran ? dan pertanyaan; apa yang menyebabkan terjadinya kesenjangan itu ? Sehingga dapat digunakan untuk merumuskan masalah penelitian secara tepat. 
Masalah merupakan ketidakcocokan antara das sollen dan das sein. Masalah adalah kesenjangan antara apa yang diharapkan dan apa yang dirasakan atau dilihat. das sollen, semacam  kaedah  berisi kenyataan normatif (apa yang seyogyanya terjadi) sedangkan das sein, yaitu kenyataan alamiah atau peristiwa konkrit.

Contoh das sollen :“Yang diharapkan bersama adalah KKM matematika 75”. Contoh das sein : Kenyataan yang ditemukan adalah banyak siswa yang nilai matematikanya tidak mencapai 75. Contoh masalah : Banyak siswa yang nilai matematikanya tidak mencapai 75 seperti yang disyaratkan KKM sebesar 75.


Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini sangat penting untuk dipaparkan pada latar belakang masalah. Hal ini dikarenakan masalah-masalah yang diidentifikasi adalah masalah-masalah yang tertera pada latar belakang masalah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sistematika Proposal PTK: Identifikasi Masalah"

Post a Comment

loading...

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...