Pembelajaran Pencerminan di Sekolah Dasar

Pembelajaran Pencerminan di Sekolah Dasar - Tanyakan kepada siswa jika kita menghadap cermin sambil tersenyum, apakah bayangan kita di dalam cermin itu juga tersenyum? Jika kita sambil mengangkat tangan, apakah bayangan kita di dalam cermin itu juga mengangkat tangan? Apakah bayangan kita yang ada dicermin itu mempunyai bentuk dan ukuran yang sama dengan kita yang menghadap cermin itu? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sangat penting diajukan kepada siswa pada saat kita akan memulai pembelajaran pencerminan. Bayangan yang ada pada cermin pada saat kita berada di depan cermin itu mempunyai bentuk dan ukuran yang sama (kongruen) dengan diri kita yang berada di depan cermin itu.
Mintalah siswa memperhatikan gambar berikut ini.

 Baca Juga: Pencerminan Bangun Datar

Ajukan beberapa pertanyaan kepada siswa seperti berikut ini:
1. Jika benda A dicerminkan seperti tampak pada gambar di atas, dimanakah posisi bayangannya?
2. Jika benda B dicerminkan seperti tampak pada gambar di atas, dimanakah posisi bayangannya?
3. Dari dua benda A dan B, posisi benda manakah yang lebih jauh dari cermin?
4. Dari bayangan benda A dan B, posisi bayangan benda manakah yang lebih jauh dari cermin?

Pertanyaan-pertanyaan di atas akan mendorong siswa memahami bahwa jarak suatu titik terhadap cermin sama dengan jarak bayangannya terhadap cermin itu. Sampaikan kepada siswa bahwa garis yang dinyatakan sebagai cermin itu selanjutnya disebut dengan sumbu cermin. Mintalah siswa memperhatikan gambar berikut ini dan kemudian menyelesaikan masalah yang diajukan.

1. Lengkapilah titik-titik berikut ini sehingga menjadi kalimat yang benar!

a. Jika titik A(-3, 3) dicerminkan terhadap garis p, maka bayangan titik A adalah A1 dengan koordinat (…., …), ditulis A1 (…,…).
b. Jika titik B(-3, 1) dicerminkan terhadap garis p, maka bayangannya adalah B1(…,…).
c. Jika titik C(2, 1) dicerminkan terhadap garis p, maka bayangannya adalah C1(…,…).
d. Jika titik D(2, -1) dicerminkan terhadap garis p, maka bayangannya adalah D1(…,…).
e. Jika titik D(-1, -2) dicerminkan terhadap garis p, maka bayangannya adalah B1(…,…)
2. Sebuah segitiga ABC dengan A(-5, 0), B(-1,1), dan C(-3, 3).
a. Buatlah garis p yang merupakan sumbu vertikal yang melalui O(0, 0) dalam sistem salib sumbu.
b. Gambarlah segitiga ABC itu dalam sistem salib sumbu.
c. Tentukan bayangan titik A, bayangan B, dan bayangan C.
d. Gambarlah bayangan segitiga itu setelah dicerminkan terhadap garis p.
3. Sebuah segitiga ABC dengan A(-2, 1), B(0,4), dan C(2, 1).

a. Buatlah garis q yang merupakan sumbu horisontal yang melalui O(0, 0) dalam sistem salib sumbu.
b. Gambarlah segitiga ABC itu dalam sistem salib sumbu.
c. Tentukan bayangan titik A, bayangan B, dan bayangan C.
d. Gambarlah bayangan segitiga itu setelah dicerminkan terhadap garis q.

 Baca Juga: Sistem Koordinat Kartesius

Sumber :

http://file.upi.edu/Direktori/DUAL-MODES/PENDIDIKAN_MATEMATIKA_II/PEND.MAT_II-BBM_4_(PEMB.BANGUN-BANGUN_DATAR_II.pdf
loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pembelajaran Pencerminan di Sekolah Dasar"

Post a Comment

loading...

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel